ERUPSY Siapkan Letupan Keresahan "Kaum Muak"
ERUPSY baru saja mempublis judul yang akan dipakai pada album pertama mereka, yakni "Kaum Muak". Judul "Kaum Muak" sendiri diberikan oleh sang vocalis yang terinspirasi dari judul album live Black Sabbath yg di rilis pada tahun 1982 yakni "Live Evil", yang mempunyai keunikan dapat dibaca bolak balik. Album ini menjadi wadah keresehan yang mereka rasakan di berbagai aspek yang menurut mereka janggal. Jika tidak ada halang rintang album "Kaum Muak" direncanakan akan rilis pada akhir tahun 2020 ini.
"Kaum Muak" adalah visualisasi kemuakan, bentuk sikap keresahan terhadap hal-hal ataupun mengenai situasi kondisi yang terjadi dan ditemui di kehidupan sehari-hari secara langsung ataupun lewat media dan warta. "KAUM MUAK" sendiri terdiri dari 2 (dua) kata yang memiliki keunikan jika dibaca dari awal ataupun akhir menghasilkan kalimat beserta arti yang sama, "KAUM" yang berarti sekelompok orang, masyarakat atau bangsa dan "MUAK" berarti ketidak-pedulian lagi, masabodo atau kejenuhan terhadap suatu hal.
ERUPSY sekiranya adalah sebuah group musik atau band project yang terbentuk pada 13 januari 2014 di Gianyar, Bali. Dengan beranggotakan Risto (vocals), Alif (Guitar), Bebex (Bass), Alit (Guitar) dan Yoga (Drums). Semulanya ERUPSY memainkan musik Heavy Metal dengan mempadupadankan berbagai macam unsur musik di dalamnya seperti Metalcore, Brutal Death, Black Metal, Thrash Metal, Grindcore, Hardcore hingga Punk. Dan akhirnya kini mempatenkan mengusung genre musik Death Metal.
Awal mula nama "ERUPSY" dicetuskan oleh gitaris kami Alif yang menurutnya mempunyai filosofi energi yang kuat dan mempunyai dampak yang hebat seperti halnya sebuah gunung berapi yang masih aktif meletupkan kepulan asap erupsi yang dapat memberi efek "ancaman" dengan menerjang apapun yang menghalanginya.
Seiring waktu satu tahun berlalu, Yoga pada drum memutuskan untuk mengundurkan diri dikarenakan kesibukan pekerjaan dan kini posisi pada drum digantikan oleh Tugus Adi. Dengan anggota baru, ERUPSY mencoba lebih agresif dan produktif dengan menggandeng Pujawan/Gusblack sebagai manager.
Di tahun 2017, ERUPSY mengeluarkan demo yang dirilis secara independent berbentuk CD berisikan 2 (dua) lagu. 2018 ERUPSY kembali menyibukan diri dengan menjajal berbagai event di luar Bali, dan mulai menggarap materi-materi baru. Pada 2018 akhir hingga 2019, ERUPSY kembali mengerjakan dan merekam untuk sebuah project album, namun di pertengahan perekaman Alit (Guitar) memutuskan untuk mengundurkan diri dikarenakan kesibukan pekerjaan. Project ini sempat tertunda dan akhirnya kekosongan gitar pun digantikan oleh Arik yang membantu sisa proses pengerjaan project album hingga selesai.
=======================================================================
+6281999088553
+6289653012442
Facebook : ERUPSY
Instagram : erupsy_official




Komentar
Posting Komentar