INTERADD Mengkritik Wisata Beton Dalam EP "The Concreted"


INTERADD  adalah band bernafaskan D-Beat Crust Punk asal Kota Batu, Jawa Timur yang terbentuk pada pertengahan tahun 2019. Pembawaan musik dari Interadd sendiri dipengaruhi oleh Discharge, From Ashes Rise, Disfear, Alpinist, His Hero Is Gone, dan Sarabante. Pada akhir tahun 2019 INTERADD merilis DEMO ‘19 yang sempat masuk dalam beberapa media internasional dan radio lokal asal Italy.

Setelah penantian panjang selama setahun akhirnya saat ini INTERADD baru saja merilis EP baru pada tanggal 15 Oktober 2020, bertajuk “THE CONCRETED” diambil dari salah satu judul lagu dalam EP ini. Total berisikan 8 (delapan) track yang dirilis versi Indonesia oleh NEEDGUTS RECORDS & TARUNG RECORDS dalam bentuk kaset pita dan juga akan dirilis versi Malaysia oleh BROKEN NOISE RECORDS.

Artwork EP "The Concreted" 2020

Sebelumnya INTERADD juga sering mengikuti kompilasi seperti Semburat #5, Grow Between A Threat 15&17, dan Compilation Indonesia D-Beat. Setelah melakukan perilisan sebenarnya ada agenda tour untuk EP ini. Namun, adanya pandemic ini membuat rencana agenda tersebut di urungkan terlebih dahulu. Sebagai gantinya akan ada perayaan release party untuk mempertanggung jawabkan EP ini.

INTERADD are :
MINYOL - Drums
CIWEN - Vocals
PETRUS - Guitar
GABI - Bass

EP "The Concreted" ini dibuat untuk bercerita sekaligus menyampaikan sudut pandang mereka mengenai Kota Batu. Ada perspektif yang menurutnya penting untuk dibagikan. Sebagai kota wisata yang mempunyai potensi alam yang tinggi, INTERADD merasa bahwa sebenarnya mereka sedang hidup dalam sebuah ancaman.

Ini adalah soal lahan resapan air yang dialih fungsikan sebagai industri pariwisata dan bisnis-bisnis akomodasi, soal eksploitasi alam secara berlebihan yang akan berdampak buruk di kemudian hari dan juga soal beton yang lebih subur daripada pohon. Permasalahan kompleks ini yang menjadi kegelisahan INTERADD mengenai Kota Wisata Batu yang sering dicitrakan sebagai Kota Wisata Beton.

Disini kita tidak dipaksa untuk melihat dari sudut pandang yang mereka sajikan, kita tetap bebas memiliki perspektif sendiri. Namun, Kota Batu tetaplah surga kecil dengan bentangan alam indah yang sedang terancam serta rumah bagi INTERADD sebagai tempat mereka lahir, tumbuh, dan terus berproses.

INTERADD berharap bahwa dalam pesan yang disampaikan dalam EP ini berdampak besar kepada kesadaran masyarakat khususnya masyarakat Kota Batu agar dapat menjaga ekosistem alam untuk generasi mendatang dan lebih bijak kembali dalam menentukan keputusan atas tanah yang akan dijual kepada para investor berdalihkan pengelolaan industri pariwisata dengan eksploitasi alam yang secara berlebihan.

Salam hangat dan cinta dari Batu – INTERADD

========================================================================

Discography :

  • Demo ’19 release on Bandcamp & Self release CD
  • A Compilation Semburat #5 release on Tape by Frekuensi Records
  • A Compilation Grow Between A Threat #15 release on CD by Titikdua Kolektif
  • A Compilation Indonesia D-Beat release on Tape by Bukan Distro
  • A Compilation Grow Between A Threat #17 release on CD by Titikdua Kolektif
  • EP “THE CONCRETED” release on Tape by Needguts Records, Tarung Records (Indonesia Version) & Broken Noise Records (Malaysia Version)
  • Single Intro & The Concreated release on Bandcamp

========================================================================

Contacts :

Phone : 085791427232 (Ciwen)

Email : interaddcrust@gmail.com

Instagram : interaddcrust

Twiter : @interradcrust

Bandcamp : INTERADD

YouTube : Interradd Crust


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambutan 'Selamat Datang' dari RAW-ON

Tebus Kebekuan, INNERBEAUTY Lantunkan "Strains of Tone"

BTF Menyuarakan "Lawan" Segala Bentuk Perundungan