Tema Budaya CONCEIVED Dalam EP 'Tutup Lawang Sigotaka'


Bertempat di Cicalengka (Bandung Timur), CONCEIVED lahir sebagai band bergenre Brutal Death Metal pada awal tahun 2015. Dengan formasi awal Tino (Vocals), Teguh (Guitar), Deden (Bass) dan Cahya (Drums) menjadikan Visceral Disgorge, Dying Fetus, Internal Bleeding dan Inveracity sebagai kiblat mereka dalam bermusik.
Selama dua tahun menjajal berbagai event kolektif, Teguh dan Cahya mesti hengkang dari band di tahun 2018 karena alasan pekerjaan dan studinya. Berselang setahun, setelah Tino menulis materi, founder CONCEIVED tersebut merekrut Wisnu dari Gorerock untuk mengisi vokal dan Auliarizky (ex-Criminology) sebagai penjaga tempo di lini belakang. Sementara Deden yang karena alasan pekerjaan, memutuskan untuk menjadi additional player.

CONCEIVED are :
Tino - Guitar
Wisnu - Vocals
Auliarizky - Drums

Di awal tahun 2020 CONCEIVED mulai memasuki studio rekaman guna meneruskan materi yang sempat tertunda dan memutuskan memilih budaya lokal sebagai temanya. Dengan dinaungi label asal Bali SADIST RECORDS, EP bertajuk "Tutup Lawang Sigotaka" resmi dimuntahkan pada 6 Desember 2020 kemarin.

Track list :

  1. Rajah Kolocokro
  2. Sanghyang Bathara Wisnu
  3. Menggenggam Sang Saka Merah Putih 
  4. The Death I Gave 
  5. Tutup Lawang Sigotaka

Artwork 'Tutup Lawang Sigotaka' (2020) by Aghy R Purakusuma

Sebagai pemanasan menjelang peluncuran debut mini album tersebut, sang label telah merilis sebuah video lirik terlebih dahulu. Tepatnya pada 9 November 2020 dengan memilih salah satu track yang berjudul sama dengan EP "Tutup Lawang Sigotaka" di kanal Youtube Sadist Record.

Single "Tutup Lawang Sigotaka" on Youtube :

=========================================================================

Contacts :

Email : conceiveddm@gmail.com

Facebook : CONCEIVED

Instagram : conceivedofficial


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambutan 'Selamat Datang' dari RAW-ON

Pasca Hiatus THE WAY "Melawan Bosan"

Tebus Kebekuan, INNERBEAUTY Lantunkan "Strains of Tone"